Search  
Ahad, 2 Rajab 1429 H,    
Main Menu
Home
Aqidah (129)
Manhaj (88)
Hadits (63)
Fiqih (146)
Nasehat (99)
Muslimah (63)
Fatwa Ulama (190)
Info Kajian Salafi (67)
Tasjilat Salafi (11)
Mengapa Salaf (18)
Hizbiyyah/Aliran (70)
Pesantren/Ma'had  (22)
Biografi (23)
Tafsir (10)
Resensi Buku (11)
Link Salafy
Kajian Salafi
Search



Upaya penyaringan terhadap segala hal yang bukan berasal dari ajaran Islam, baik dalam hal Aqidah, Ahkam (hukum) maupun Akhlaq, selayaknya terus dilakukan, agar Islam kembali bersih berseri, murni dalam naungan risalah sebagaimana risalah yang telah diturunkan kepada Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Sallam dan diajarkan pada Sahabatnya, yang diteruskan oleh pengikutnya hingga hari kiamat.

Manhaj Salaf dan Salafiyyun tidaklah dibatasi (terkungkung) oleh organisasi tertentu, daerah tertentu, pemimpin tertentu, partai tertentu, dan sebagainya. Bahkan manhaj salaf mengajarkan kepada kita bahwa ikatan persaudaraan itu dibangun di atas Al Quran dan Sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dengan pemahaman Salafush Shalih. Selengkapnya.

Silahkan menyalin dan menyebarkan artikel-artikel yang ada dengan menyertakan sumber url-nya www.darussalaf.or.id


Fatwa Ulama’ Sunnah tentang Demonstrasi & Mogok Makan
2008-07-05 00:00:00, Penulis: Buletin Jum’at Al-Atsariyyah

Demonstrasi bukanlah uslub (cara) berdakwah yang benar. Bukan seperti yang dikatakan oleh seorang da’i hizbi, Safar Al-Hawaly. Dia berkata dalam kasetnya yang berjudul “Syarah Al-Aqidah Ath-Thohawiyyah” (no.185), ”Sesungguhnya demonstrasi yang dilakukan oleh kaum wanita merupakan salah satu di antara uslub (cara) berdakwah dan memberikan pengaruh”.
Senada dengan ini, A’idh Al-Qorny berkata, “Demi Dzat Yang jiwaku ada di tangan-Nya, sungguh telah keluar di Al-Jaza’ir dalam satu hari 700.000 wanita muslimah yang berhijab menuntut ditegakkannya syari’at Allah”.

Dibaca 90   [Lanjutkan]

Umamah Bintu Abil ‘Ash radhiyallahu 'anha
2008-07-03 00:00:00, Penulis: Al-Ustadzah Ummu 'Abdirrahman Bintu 'Imran


Zainab, putri sulung Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,disunting pemuda Quraisy, Abul ‘Ash bin Ar-Rabi’ bin ‘Abdil ‘Uzza bin 'Abdi Syams bin ‘Abdi Manaf bin Qushay Al-Qurasyi namanya. Allah Subhanahu wa Ta’ala menganugerahi mereka dua orang anak, Umamah dan ‘Ali.
Dibaca 50   [Lanjutkan]

Bolehkah Curang dalam Ujian ???
2008-07-01 00:00:00, Penulis: Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Asy-Syaikh
Apa hukum curang dalam ujian pendidikan ???
Dibaca 92   [Lanjutkan]

Penghargaan Islam Terhadap Wanita
2008-06-30 00:00:00, Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah
Telah berulang-ulang kita singgung tentang penghargaan Islam terhadap
kaum wanita. Namun masih saja ada permasalahan yang tertinggal, tak
sempat diangkat karena keterbatasan yang ada. Karenanya tidak ada
salahnya kita kembali berbicara tentang hal tersebut.

Dibaca 45   [Lanjutkan]

Solusi Terakhir ….
2008-06-29 00:00:00, Penulis: Buletin Jum’at Al-Atsariyyah
ÃóÈúÛóÖõ ÇáúÍóáóÇáö Åöáóì Çááåö ÚóÒøóæóÌóáøó ÇáØøóáóÇÞõ
"Perkara halal yang paling dibenci oleh Allah -Azza wa Jalla- adalah talaq". [HR. Abu Dawud (2178) dan Ibnu Majah (2018)]
Dibaca 105   [Lanjutkan]

Berita Kenabian Atas Kepemimpinan Wanita
2008-06-27 00:00:00, Penulis: Al-Ustadz Abu Ubaidah Syafruddin

Úóäú ÃóÈöí ÈóßúÑóÉó¡ ÞóÇáó ÇáäøóÈöíøõ Õóáøóì Çááåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó: áóäú íõÝúáöÍó Þóæúãñ æóáøóæúÇ ÃóãúÑóåõãõ ÇãúÑóÃóÉð


Dari Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu, telah berkata Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Tidak akan beruntung suatu kaum (bangsa) manakala menyerahkan urusan (kepemimpinan) nya kepada seorang wanita.”

Dibaca 105   [Lanjutkan]

Kapankah Anak Diajari Agama?
2008-06-25 00:00:00, Penulis: Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Tanya: Pada usia berapa anak sudah harus saya ajarkan tentang perkara agama?

Dibaca 170   [Lanjutkan]

Proses Syar'i Sebuah Pernikahan
2008-06-23 00:00:00, Penulis: Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim
Proses mencari jodoh dalam Islam bukanlah “membeli kucing dalam karung” sebagaimana sering dituduhkan. Namun justru diliputi oleh perkara yang penuh adab. Bukan “coba dulu baru beli” kemudian “habis manis sepah dibuang”, sebagaimana jamaknya pacaran kawula muda di masa sekarang.
Dibaca 262   [Lanjutkan]

Produk Haram
2008-06-21 00:00:00, Penulis: Buletin Jum’at Al-Atsariyyah

Pembaca yang budiman, kecintaan terhadap lawan jenis inilah yang menjadi alasan dua anak manusia terjerumus dalam perkara haram, hina dan keji dengan menjalin hubungan, memadu kasih, mengukir kisah asmara dan berjanji setia sehidup dan semati, atau lebih akrab disebut dengan istilah "pacaran" !!!

Dibaca 183   [Lanjutkan]

KEBAHAGIAAN HAKIKI
2008-06-19 00:00:00, Penulis: Khodir Nurussalim
Merupakan suatu hal yang dituntut dan didamba-dambakan dalam kehidupan, dimana setiap insan manusia sangat berkeinginan untuk mendapatkannya.  Lebih-lebih bagi mereka yang tergolong insan akademik, insan yang terpelajar dan insan cendekia, sehingga upaya untuk mencapai apa yang didamba-dambakan tersebut mereka lakukan dengan segala daya dan upaya tidak lain supaya dapat menggapai hasil yang telah dicita-citakan.

Dibaca 186   [Lanjutkan]

Terpaksa Pinjam Ke Bank?
2008-06-17 00:00:00, Penulis: Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al Ilmiah wal Ifta'
Soal: Jika seorang miskin, hidup di negeri yang bukan muslim dan tidak ada yang membantu dia hutangan uang, dan dia terpaksa untuk meminjam sejumlah hutangan dari bank dengan pembayaran lebih dalam bentuk riba. Apakah boleh baginya untuk membayar kelebihan ribanya tersebut mengingat kepada keadaan dia yang fakir sehingga dia melakukannya dalam keadaan darurat?


Dibaca 280   [Lanjutkan]

Kencing di Lubang
2008-06-15 00:00:00, Penulis: Buletin Jum’at Al-Atsariyyah
Kencing di lubang adalah perkara yang boleh, kecuali jika di dalamnya ada makhluk seperti semut, maka hendaknya kita jangan kencing di tempat itu demi menyayangi makhluk Allah yang kecil ini.
Dibaca 151   [Lanjutkan]

Tauhid Rububiyyah Bukan Sekedar Pengakuan
2008-06-13 00:00:00, Penulis: Al Ustadz Abu Muhammad Abdul Mu’thi Al-Maidani
Mengenai keberadaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, bisa dipastikan dengan empat argumen yang tak terbantahkan yakni fitrah, logika, panca indera, dan syariat. Di sini kita mengakhirkan argumen secara syariat bukan karena tidak layak untuk dikedepankan, bahkan demikianlah yang seharusnya. Tetapi hal ini dimaksudkan untuk membantah orang-orang yang tidak beriman dengan syariat sama sekali. Allahul Musta’an.
Dibaca 243   [Lanjutkan]

Sekilas Tentang Sejarah Munculnya Ahmadiyah
2008-06-11 00:00:00, Penulis: Al-Ustadz Qomar ZA
Dengan menengok –walau sekilas– tentang sejarah munculnya sekte Ahmadiyah ini, diharapkan kita akan mengenal dengan jelas jati diri mereka dan pimpinan mereka.1
Mirza Ghulam Ahmad dilahirkan di daerah Qadiyan, salah satu daerah di wilayah Punjab, di sebuah keluarga yang bekerja dengan setia pada penjajah Inggris. Dahulu ayahnya adalah salah satu pengkhianat muslimin. Dia melakukan makar terhadap muslimin serta membantu penjajahan Inggris guna memperoleh kedudukan. Ini sebagaimana disebutkan sendiri oleh Ghulam Ahmad dalam bukunya Tuhfah Qaishariyyah (hal. 15)
Dibaca 346   [Lanjutkan]

 
Page : |<<|  [1]  2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15  [...]  73 |>>|

Statistik
Saat ini ada 11 pengunjung online.

Total pengunjung sejak
26 Aprill 2006: 1049382

Anda pengunjung ke-1049382

Artikel Islam-Kajian Islam

Fatwa Ulama, Info Pengajian Islam, Dzikir Sesuai Sunnah, Do'a dan Shalawat, Bimbingan Muslimah, Aqidah Seorang Muslim, Kitab Ahlussunnah


Artikel Populer




Home :: Da’watuna :: Info Ta’lim :: Maktabah :: Pertanyaan :: Buku Tamu
© 2005 - 2006 DarusSalaf.or.id